Banyak orang berpikir bahwa memiliki SUV diesel seperti Ford Everest itu mahal dalam perawatan. Suku cadang dianggap sulit dicari, dan biaya servis sering dibayangkan tinggi. Tapi faktanya, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Justru, bagi pemilik yang tahu “rahasia bengkel”, merawat Ford Everest bisa jauh lebih hemat karena banyak part substitusi dari kendaraan lain yang lebih umum di Indonesia. Artikel ini akan membahas berbagai part substitusi yang bisa digunakan untuk Ford Everest, lengkap dengan kisaran harga dan kelebihannya. Siapa tahu, setelah membaca ini, Anda jadi makin percaya diri memelihara Everest kesayangan! Kenapa Part Substitusi Jadi Solusi? Di Indonesia, kendaraan seperti L300, Kijang diesel, hingga Panther jauh lebih umum dibandingkan Ford Everest. Artinya, suku cadangnya lebih mudah ditemukan dan harganya lebih terjangkau. Menariknya, beberapa komponen tersebut memiliki spesifikasi yang kompatibel atau bahkan identik dengan Everest. Dengan memilih part substitusi ya...
Mobil listrik adalah keniscayaan, beragam pabrikan berlomba menghadirkan produk andalan, salah satunya Mitsubishi. Pada tahun 2023 perusahaan asal Jepang ini bakal merilis mobil listrik dengan harga di bawah USD 18.100 atau sekitar Rp 261,6 jutaan. Dikutip Carscoops yang diambil dari laporan Nikkei Asia, Mitsubishi baru-baru ini mengumumkan rencana untuk merilis EV dengan harga kurang dari dua juta yen (US$18.100) di Jepang. Rencananya mobil ini bakal lahir pada tahun 2023. Dengan banderol harga di bawah Rp 261,6 juta, ini merupakan salah satu pasar segmen low SUV di Indonesia, seperti Terios, Rush, Glory 560, dan BR-V. Sementara Xpander Cross, merupakan LSUV yang saat ini banderolannya di atas Rp 260 juta. Dalam laporan tersebut. mobil listrik murah Mitsubishi akan mengambil basis dari Minicab MiEV. Namun dengan baterai baru dan lebih murah untuk menjadikannya mobil listrik terjangkau di Jepang. Sementara mitra aliansinya, Renault, baru-baru ini meluncurkan Dacia Spring senilai U...
Negara sepertinya sedang jor-joran menggalakan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan munculnya peraturan mengenai percepatan pertumbuhan kendaraan listrik dan akhir-akhir ini bahkan pemerintah mengeluarkan subsidi sebesar 25-80 juta untuk mobil listrik dan 7 juta untuk motor listrik. Percepatan produksi serta penjualan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) ini juga didukung adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Dalam Perpres 55/2019 disebutkan bahwa percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai didorong dengan peningkatan efisiensi energi, ketahanan energi, dan konservasi energi di sektor transportasi. Penerima subsidi kendaraan listrik Menurut Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan, besaran bantuan atau subsidi dari pemerintah untuk pembelian mobil listrik sekitar Rp 25 juta sampai Rp 80 juta. Subsidi tersebut baru diberikan kepada dua produsen mob...
Comments
Post a Comment